Sabtu, 07 Juni 2025

sarjito

 didalam kehidupan berumah tangga kita akan banyak menemukan segala problematik karna satu dalam dua pemikiran yang kadang berbeda pendapat

beda maksud dan tujuan arah dari pembicaraan

disinilah seorang suami harus tau dan memahami arti dan makna ucapan dari seorang istri juga 

sebaliknya karna membangun rumah tangga bukan masalah sandang pangan dan papan juga

Tapi masih banyak norma norma didalam kehidupan rumah tangga itu sendiri

Rasa tanggung jawab saling memahami saling mengerti dan kejujuran dan keikhlasan dalam membina rumah tangga 

yg sakinah mawaddah warahmah yg membutuhkan kasih sayang yg tulus dari dasar hati

 Didalam cerita ini hanya menceritakan hal dikehidupan kita baik itu nyata atau tidak penulis meminta maaf yang sebesar besarnya

 Mendengar kisah seorang suami tak jarang membuat orang lain tersentuh. Apalagi jika suami tersebut harus menjadi tulang punggung lantaran sang suami menikah dengan wanita tuk mencukupi segala keperluan yang ada didalam rumah tangganya Bahkan tak sedikit sang suami harus berjuang untuk sibuah hatinya

 Doa dan perjuangannya hanya untuk kebutuhan rumah tangganya

 Tak jarang sang suami juga rela kesana kesini demi mencari nafkah 

 yang jarang seorang istri tau apa yang dilakukan untuk keluarganya

 Bahwakan sampai ada yang harga dirinya pun ia rela korbankan demi keluarganya

   Kisah  Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

 Pernikahan sarjito dengan Sarkiyem adalah sebuah cinta dan kasih sayang yang berbeda 

 Sarjito yang berusia lebih muda dari istrinya terpaut 5 tahun tapi tak membuat cinta mereka putus ditengah jalan 

 Walau rintangan dan cobaan selalu datang berganti dari awal jadian pacaran hingga sampai menikah saat ini

Awal pertemuan mereka berdua disalah satu cafe kopi diJakarta

Karna seringnya bertemu diwaktu sore mereka akhirmnya disaat yang tepat akhirnya saling melempar senyum dan perkenalan mereka pun terjadi

Dari bicara soal hal yang ringan saling bertanya dimana tinggal dimana kerja terjadilah kata kata bersambut nada kecocokan dan mereka berdua pun akhirnya sampai didalam proses berpacaran Sarkiyem yang merasa nyaman berbicara dengan sarjito membuat hati Sarkiyem selalu berdebar debar setiap kali ada pertemuan berdua

dan sarjito pun semakin hari semakin tumbuh benih kasih rasa kasih sayang dan cinta

Dan mereka pun menjadi saling akrab dan bahagia tumbuh dihati mereka berdua

Baik sarkiyen dan sarjito selalu mengajak pertemuan selepas jam pulang kantor

sarjito yang sebenarnya seorang pekerja broker dan sarkiyema Sendiri memiliki butik pakaian di dekat kedai kopi butiknya bernama Adena

Sering berjalannya waktu mereka berdua pun semakin akrab dan timbullah benih benih cinta dan kasih sayang dihati mereka

Hari hari terasa penuh dengan kebahagiaan dan keceriaan 

Saling penuh pengertian dan kasih sayang

 Walo belom ada kata kata cinta yang terlontar dari Sarkiyem dan sarjito tapi mereka berdua seperti sudah saling jadian 

 Dimalam Sabtu sarjito mencoba memberanikan diri tuk mengajak ketemuan dengan Sarkiyem disuatu tempat yang memang sudah disiapkan oleh sarjito

 Yaitu di suatu taman di pinggiran ibu kota 

 Tak disangka Sarkiyem pun ternyata mau di ajak ketemuan disuatu tempat taman 

 "Sarkiyem " tanya sarjito melalui wa nya

 ada apa mas Jawab Sarkiyem

 bisa gak kita jalan jalan ketaman pinggir kota tapi malam Sabtu  kamu bisa nya jam berapa kalao kamu lagi gak sibuk kerja aja tanya sarjito kepada Sarkiyem

 dengan hati yang penuh bahagia ternyata Sarkiyembahagia didalam pikiran sarkiyem aku emang itu yang aku tunggu dari mu mas

 Ya mas bisa jam  7 malam nya kita ketemuan nya dimana mas tanya sarkiyem kepada sarjito

 sarjito langsung bahagia didalam hatinya mendengar jawaban dari sarkiyem yang tak dibayangkan kalo sarkiyem ternyata tak menolak ajakannya 

 Gimana kalo kamu saya jemput tapi aku cuma punya motor gak apa apa kan?

 Gak lah jalan kaki juga gak apa apa ko mas Jawab sarkiyem

 Ya udah malam Sabtu kamu aku jemput di tempat kedai kopi ya ..

 Ya mas Jawab sarkiyem

 sarkiyem pun berpikir karna lebih tua dari sarjito 

dihatinya ada rasa senang bahagia tapi juga takut dan ragu kalo pria yang dikenal itu yang hanya ingin mempermainkan dirinya atau hal lain tapi  berpikir toh saat pertemuan dia taunya aku kerja kantoran tinggal dikontrakkan tapi setelah itu mas jito gak pernah nanya dimana alamatnya dimana kantornya

 Apakah mas jito bener bener serius apa hanya aku dijadikan kakanya atau aku hanya dijadikan.... sambil berpikir dihati sarkiyem tapi perasaan hati mulai mengebu gebu ingin segera bertemu entah kenapa hati  tumbuh rasa cinta dan kasih sayang yang begitu dalam kepada mas sarjito

 Apakah mas jito jodohku entah lah aku belom tau karna jadian juga belom 

 Hiii ada apa dengan hati dan pikiranku kenapa aku selalu ingat wajah senyum dan tawanya kenapa aku ingat terus kenapa aku nyaman dan bahagia disaat ada maspur dikala duduk berdua apakah dia jodohku 

 Entahlah aku belom belum pasti tapi andainya mas jito macam macam aku berjanji tak aku maafkan dirinya dan aku tak mau mengenalnya lagi 

 Seiring berjalannya waktu mereka berdua pun semakin akrab dan akhirnya mereka saling mencintai dengan penuh kasih sayang

setelah beberapa bulan Dan akhirnya mereka menikah

 sarjito yang masih bujang yang belum pernah menikah akhirnya menikahi sarkiyem yang sebenarnya seorang janda yang sudah mempunyai anak satu seorang wanita yang bernama adena sulastri yang duduk dikelas 8 dan mereka hidup dalam keharmonisan didalam hidup rumah tangga

 Walo pun dihati adena yang masih duduk di kelas 8 sebenarnya kurang suka

 Krn melihat sesosok sarjito yang masih muda dan dianggap bukan orang pengusaha atau pekerja kantoran

 Emang sarjito hanya seorang broker batu bara 

 Sebenarnya sarjito adalah seorang broker batu bara yang terbilang sukses

bahkan sebenarnya sarjito bisa dikatakan memiliki kantor sendiri tapi kesederhana sarjito inilah banyak orang orang bahkan disekelingnya pun tak begitu tau tentang sarjito karna bagi sarjito harta bukanlah segalanya dan sarjito juga orang yang tak berprinsip no wife happy life 

sarkiyem yang tinngal diapartemen dan usaha butiknya bernama adena 

dan mereka tinngal berdua di apartemen sarkiyem walo sebenarnya rumah sarjito lebih besar tapi sarjito pura pura tak punya apa apa hanya seorang broker jalanan di mata istrinya sarkiyem

hari demi hari dilaluinya canda tawa dan kebahagiaan 

 Bersambung....

7 tahun sudah kehidupan Sarjito dan sarkiyem didalam berumah tangga segala warna warni kehidupan yang dilalui Sarjito penuh cobaan 

Namun rasa cinta Sarjito kepada sarkiyem begitu besar hingga membuat Sarjito selalu mempertahankan rumah tangganya walo beda umur lebih tua sarkiyem tapi rasa cinta dan kasih sayangnya tak pernah pudar kepada istrinya sarkiyem 

Walau sarkiyem kini sudah berbeda dengan kehidupannya yang terbilang sudah maju usaha butiknya dan berkembang membuat sarkiyem sudah sibuk dan bahkan setiap malam Sabtu malam sarkiyem selalu pulang larut pagi 

Walau sarkiyem sudah memilik anak dari Sarjito yang berumur 6 tahun dan anak pertama dari sarkiyem yang sudah kuliah semester 1 

Sarjito yang Dimata istrinya hanya seorang broker biasa aja terkadang Sarjito direndahkan Dimata sarkiyem istrinya 

Emang setiap hari Sarjito hanya dirumah dan jarang kekantor miliknya yang terbilang besar dengan jumlah karyawannya lebih dari 250 orang karena sebenarnya Sarjito memilik usaha batu bara dan kelapa sawit yang  sukses dengan nama PT Sarwitra bitu persada

Sarjito selaku pemilik perusahaan ternama juga orang yang berhati sabar dan baik hati hingga semua karyawannya pun sangat menjaga dan berkerja dengan baik dan solid didalam mengembangkan usaha perusahaanya 

Sarjito selama ini emang lebih banyak dirumah apartemen istrinya ditimbang dirumahnya sendiri dikawasan elit wisma sentosa dijakarta 

Rumah Sarjito yang begitu besar dengan bangunan yang cukup Mega dan memiliki kolam renang 

Dan penjagaan securiti dan asisten rumah tangga yang menempatinya rumahnya 

walau jarang ditempati tapi rumah dan isinya sudah penuh dihiasi dengan segala bentuk dan isinya 

Sarjito sengaja menutupi rumahnya dan perusahaannya di mata istrinya 

Hanya bila ada waktu luang Sarjito singgah ditempatnya bersama anak laki lakinya yang bernama Agus Setiawan dari buah hati kasih sayang sarkiyem Agus yang sering dibawa ke wisma sentosa lama lama tak asing lagi bagi si Agus karna orang orang dirumahnya dan diperusahaanya mengenal sesosok Agus Setiawan bila ada waktu luang diam diam Sarjito membawa Agus kerumahnya dan berenang disana yang selalu ditemani Mba Tuti dan Mba Fika dan Agus pun hafal dengan Mba mbaknya yang ada dirumah itu walau Agus sendiri yang masih berumur enam tahun terkadang tak tau ini tempat dan rumah siapa karna Sarjito sendiri hanya bilang kepada anak kita berenang dirumah teman ayah nak 

Hari demi hari semuanya dilalui dengan ketidak tauan istri dan adena anak dari sarkiyem 

Sarjito yang mengetahui belakangan akhir akhir ini sarkiyem hidup foya foya dan boros bersama teman temannya setiap malam Sabtu dan Minggu sarkiyem dari malam Sabtu jam 7 malam sarkiyem sudah pergi hingga pulang larut malam hingga jam 3 pagi Sarjito yang mengetahui istri hidup bersenang senang dengan teman temannya 

Sarkiyem yang mulai tak setia mulai berselingkuh dengan pria lain yang tak lain teman sebisnisnya Sarjito yang tau semuanya hanya diam dan mengikuti jalan kehidupannya 

Sarjito yang memiliki seorang asisten pribadinya diperusahannya yang bernama Linda 

Linda adalah seorang janda muda yang memilik anak perempuan bernama Selly  beda berapa bulan dengan agus 

Selly dan Agus adalah satu sekolah 

Tanpa diketahui sarkiyem dan sarkiyem tak mengetahui siapa Linda dan Selly anaknya 

Sarkiyem hanya tau anaknya sekolah di tempat itu 

Sebenarnya Agus sekolah di anter jemput oleh drivernya Sarjito dan ditemani Mba Tuti tapi semuanya masih dirahasiakan Sarjito kepada istrinya yang mulai tak peduli dengan kehidupan rumah tangganya apalagi kepada Agus karna sarkiyem merasa anak sudah kuliah dari suami pertamanya 

Karna Sarjito sering dirumah maka kebutuhan rumah tangganya Sarjito yang mengurusnya dari anaknya mau sekolah dan pulang sekolah sampai sarapan pun semua Sarjito yang mengurusnya 

Sebenarnya walo berhati sabar Sarjito adalah pemimpin yang tegas dalam memimpin perusahaanya dan disegani diantara kolegaannya dan rekan rekan bisnisnya karna Sarjito adalah sesosok pria yang ramah,sabar dan baik hati sopan tegas dan berwiba da berkharisma 

Cuma didalam kehidupan rumah tangga Sarjito punya cerita tersendiri tanpa ada yang tau apa yang sedang ia alaminya hanya Linda yang tau semua permasalahan Sarjito dari rumah tangganya dan perusahaannya Linda sebenarnya menaruh harapan kepada Sarjito karna Linda tau bener promblem rumah tangganya bos nya tapi Linda apa daya karna Linda pun tau rasa cinta dan kasih sayang bosnya begitu besar kepada anak dan istri 

Terkadang Sarjito pergi keeumah Linda yang sebenarnya juga dekat rumah pribadinya Sarjito yang hanya berjarak 890 meter terkadang mereka berdua duduk bersama bercerita dan saling bertukar pikiran bila Sarjito lelah tidur dirumah Linda karna rumah dan mobil Audi Linda juga pemberian dari Sarjito 

Sarjito yang memilik mobil Pajero,vell fire,Audi,dam Mercedes Benz semua itu sudah disiapkan oleh Sarjito Vellfire untuk istrinya Audi tuk anak perempuan yang sudah kuliah,dan Pajero dipakai Sarjito sendiri 

Sarjito masih terlalu berharap dan tetap menjaga keutuhan rumah tangganya dengan sarkiyem walao terpaan selalu ada dikehidupan rumah tangganya hari hari dilaluinya tahun berganti suka duka Sarjito masih bertahan dan masih tetap tinggal aparteman istrinya 

Suatu ketika Sarjito yang mengetahui istrinya selingkuh dan sering berjalan dengan pria teman sebisnisnya 

Kehidupan sarkiyem semakin hari semakin menjadi tak peduli dan tak ada lagi rasa cinta dan kasih sayang kepada suaminya sarjito 

Sarkiyem yang selalu menghambur hambur uang dan besenang senang pria selingkuhan ternyata membuat perekonomian sarkiyem semakin terhimpit 

Sarjito yang mengetahui hal ini ternyata juga tak tinggal diam Sarjito lalu membuat team yang dipimpin Linda untuk menjaga jangan sampai usahanya istrinya yang memilik pakai butik dan alat keperluan wanita salon dan spa nya yg terbilang maju kini mulai menyusut karna kondisi perekonomiannya di grogoti sedikit demi sedikit demi selingkuhannya yang tuk berfoya foya dan bersenang senang tanpa berpikir untung dan ruginya usahanya sarkiyem 

Linda yang ditelepon Sarjito Linda kamu ada waktu kapan dan semua team yang sudah dibentuk waktu lalu kapan kita siap berkumpul di wisma sentosa dan kita tentukan jadwal yang pas untuk pertemuan itu sendiri 

Linda yang mendapat kabar dari atasanya langsung menjawab siap pak kapan bapak mau jadwal meeting acara pertemuan dimulai kita semua sudah siap pak sahut Linda ditelpon 

Baik kalo begitu jawab Sarjito mungkin bulan ini tapi tanggal jam belom saya tentukan jawab Sarjito kepada Linda oke pak pokoknya kapan bapak mau kita semua siap dan saya menunggu waktu bapak saja sahut Linda oke Lin nanti aku kabarin lagi siap pak dan Sarjito pun mengatur startegi untuk pertemuan dengan team karyawannya 

Malam Sabtu sarkiyem menelepon anak perempuan bahwa mamah malam ini gak pulang nak mamah ada acara di Bandung bersama teman mamah ( sebenarnya sarkiyem telah memboking satu hotel di Bandung bersama selingkuhannya) Selly yang mengetahui mamahnya gak pulang Selly pun menelpon teman teman sekampusnya untuk acara malam sabtuan 

Selly pun pergi bersama teman teman jam 8 malam 

Yah aku pergi dulu mau kerumah teman Sarjito yang duduk santai disofa hanya menjawab pulang jam berapa nak sahut ayahnya' pulang besok kayanya yah aku mau nginap dirumah teman yah  Dan Selly pun pergi pamitan kepada ayah sambungnya 

Jam dinding mulai.menunjukan jam 10 malam akhirnya Sarjito menelepon istrinya mah pulang jam berapa tanya Sarjito 

Loh ayah gak dikabarin Selly aku pergi kebandung ada acara besok pagi makanya aku langsung berangkat kebandung ada event disana Oya yah Selly dikamar apa Dimana ? Tanya ibunya Sarjito diam sejenak dan Sarjito pun menjawab ada di kamarnya mah mungkin tidur atau belajar aku lagi tiduran nih sama Dede dikamar Dede baru aja tidur mah ya udah mah hati hati ya dijalan sahut Sarjito yang mulai cemmas hatinya karna Sarjito sudah tau apa yang istrinya lakukan diluar sana 

Tanpa lama Sarjito terdiam dan merenung sangat dalam sambil mandangi sibuah hatinya sambil berkata kata dalam hatinya nak maafkan ayah ya selama ini ayah tak pernah memberi tahu Dede soal sebenarnya 

Sebenarnya Dede kalo berenang selama ini itu dirumah Dede sendiri Dede sekolah diantar mobil Dede sendiri tapi semuanya ayah tutupi semuanya ayah juga bingung kenapa ayah lakukan semua ini seharusnya Dede ngak tinggal dirumah ini tapi dirumah Dede sendiri diwisma sentosa entah sampai kapan ayah bisa menutupi semua ini sambil berkaca kaca kesedihan yang dirasa dihati Sarjito seperti tak tertahan lagi hatinya mulai gusar bercampur tak karuan semuanya bagai memecah dikehening malam ini tak lama Sarjito merenung tentang kehidupan rumah tangganya yang entah harus dipertahankan atau apa Sarjito ngak mengerti disaat Sarjito beranjak keluar kamar ingin menikmati secangkir kopi tak lama Linda menelepon dan Sarjito yang merasa kaget dan aneh kenapa malam begini Linda menelepon ada apa ya bertanya dalam hatinya 

Iya Linda ada apa malam malam telepon?

Maaf pak kalo menggangu istirahat bapak sahut Linda 

Oh ngak apa apa kok tumben malam kamu telepon ada apa ya 

Apakah ada masalah? Tanya Sarjito ngak kok pak saya jadi ingat bapak aja karna bapak pernah cerita kalo malam Sabtu malam Minggu ibu jarang pulang atau pulang larut pagi saya cuma ingin bapak jaga kesehatan jangan begadang pak? Lalu Sarjito menjawab lah kamu aja belom tidur ada apa jam segini masih belom tidur? Tanya Sarjito entahlah pak saya hanya kepikiran bila malam Sabtu malam Minggu sudah Lin kenapa kamu yang jadi pikiran saya aja biasa aja sahut Sarjito tak lama saling ngobrol ditelepon akhir Sarjito  berkata Lin malam ini kalo kamu belom tidur aku akan kerumahmu ya Linda dengan spontan iya pak inikan juga rumah bapak sendiri masa saya melarangnya ya sudah kalo gitu aku kesana bersama anak ku ya? Siap pak ditunggu ya  

Tak lama Sarjito pun sudah sampai dirumah Linda dengan naik grabcar walo sebenarny Linda yang ingin menjemput tapi Sarjito telah memesan grabcar 

Didalam rumah Sarjito yang duduk disofa dengan ditemani Linda anak anak yang sudah pada tidur pulas mereka berdua pun saling bercerita dari soal bisnis hingga soal rumah tangga nya masing masing Linda yang sebenarnya menaruh harapan yang cukup besar kepada bosnya tapi Linda pun tau kalo bosnya sangat cinta dan sayang padanya Linda pun tak bisa banyak berharap walo dihati Linda penuh dengan rasa cinta kepada bosnya hingga Linda selalu penuh perhatian kepada bosnya walau Linda pun tau dan tak ingin merebutnya Linda hanya bisa pasrah karna bosnya begitu cinta kepada istrinya walo sudah dihianatinya 

Malam semakin larut jam menunjukan jam 2 malam Sarjito pun mengantuk dan Linda menawari tidur dikamarnya dan mereka pun tidur berdua dalam satu ranjang tanpa ada unsur apa pun tanpa kesengajaan mereka berdua pun hanyut dalam suasana sepi dan dinginnya AC dan disinilah Sarjito merasa bersalah dan merasa telah mengkhianati rumah tangganya walao sebenarnya istrinya yang telah menduakan Sarjito dan akhirnya Sarjito dan Linda pun saling sepakat dan berusaha menjaga hal yang telah terjadi Linda yang merasa bahagia karna dia merasa ada yang melindunginya hatinya jadi berbunga bunga 

Bos kenapa aku bahagia sekali malam ini seumur ini aku baru merasakan kedamaian kebahagiaan  tapi aku sadar kok pak dan sangat sadar kita harus menjaga hubungan ini dan hanya kita berdua yang tau 

Aku juga bisa menempatkan diri kok pak dimana aku berada 

Karna bapak sudah banyak berbuat baik kepadaku dan keluargaku bapak banyak menolongku dan selalu membantu dalam segi apa pun 

Jujur pak aku bahagia sebenarnya ada disamping bapak tapi aku hanya seorang wanita yang harus tau dimana aku ditempatkan 

Hari demi hari semu berlalu dan Linda dan bosnya selalu bersama disaat ada waktu dan kesempatan mereka berdua pergi 

Sarkiyem yang mulai merasa jenuh dengan Sarjito sekarang mulai sengaja pulang selalu larut malam dan dengan sabarnya Sarjito dengan tenang menghadapi semunya 

Tak lama pun sarkiyem mulai merasa kesulitan didalam ekonominya semakin hari semakin terhimpit dengan usahanya uang pendapatan dari usahanya yang dihamburkan dengan selingkuhannya mulai terasa usahanya pun terasa berat 

Sarjito yang telah mengetahui hal ini hanya bisa memberi support agar lebih baik lagi 

Sarkiyem pun juga gak ingin usahanya bangkrut karna usaha dari orang tuanya yang diberikannya 

Sarjito yang sudah mengetahui hal ini pun menghubungi team Linda agar mengatur startegi agar usahanya istrinya bisa maju lagi 

Sarjito pun pura pura mengenalkan seseorang yang bernama bapak Marco yang tak lain team Linda yang sudah dibentuknya 

Mah dari pada pinjam ke bank ayah punya kenalan namanya bapak Marco dia baik kalo mamah mau pinjam buat usaha kepadanya saja kalo mamah mau nanti saya anterin kerumahnya 

Sarkiyem dengan nada tinggi nanti dia rentenir lagi bikin susah saja 

ngak mamah mamah jangan salah paham dulu dia itu baik kalo ayah tau cara berbisnis ayah juga mau pinjam kepada pak Marco berapa pun dia kasih cuma masalahnya ayah ngak tau cara berbisnis nanti ayah pinjam gak bisa memulanginya 

Mamah kan tau soal bisnis soal utang piutang makanya mamah ketemuan aja dulu. Oke mah 

Baik kapan dengan nada datar sarkiyem bertanya 

Besok gimana mah 

Iya sudah besok 

Jam 1 siang aja ya mah kita berteman sama pak marco 

Akhirnya istrinya mau juga diajak ketemuan dengan pak Marco dan semuanya yang sudah dirapatkan dalam team dan sudah di atur segalanya mereka pun ketemuan di salah satu cafe yang telah direncanakan dengan matang 

Restoran ternama pun diboking untuk acara hari ini 

Dan pertemuan pun terjadi sarkiyem yang tak menaruh curiga sedikit pun cuma terheran saja suaminya kok bisa punya kenalan orang seperti ini 

Didalam pembincangan terjadi kesepakatan 

Bahwa butik dan usaha sarkiyem dibahwa pengawasan PT Sarwitra bitu persada 

Kesepakatan pun diterima sarkiyem 

Sarkiyem merasa lega karna merasa tidak dibebani apa pun 

Sarkiyem hanya berkata kata kok ada orang sebaik ini 

Sarkiyem pun matanya tertuju kepada Linda yang berpakaian elegan dan tanpa berwibawa 

Sarjito duduk persis berhadapan Linda 

Sarkiyem terkadang melirik ke Linda dihati sarkiyem kenapa suamiku dikelilingi orang orang hebat didalam hatinya 

Marco ,Linda ,Hermawan,Sigit Sarjito dan sarkiyem mereka bercengkrama kesepakat pun membuahkan hasil 

Hidangan makanan dan minuman pun tersedia 

Sarkiyem pun kaget dan heran kenapa bisa ada acara hidangan makan ini kan restoran mahal 

Pak Marco pun mempersilakan 

Hidangan makanan ini yang disiapkan ada makanan kesukaan istrinya sarkiyem 

Bu Linda pun mempersilakan makanan silakan Bu dimakan 

Sarkiyem yang melihat suaminya memakan hidangan ala Italia dengan santainya tanpa canggung dan seperti sudah terbiasa membuat istrinya bingung dan bertanya tanya sejak kapan suamiku bisa makan direstoran ini tanpanya seperti sudah terbiasa dari cara caranya 

Sarjito yang paham istrinya tak biasa akhirnya mengimbanginya agar istrinya tak grogi dan dibuat senyaman mungkin didalam menyantap hidangan 

Canda tawa pun mulai mewarni perbincangan 

Setelah selesai menyantap hidangan mereka pun bergegas pulang 

Bos Sarjito yang sudah dijemput drivernya dengan mobil land cruiser sarkiyem pun kaget silakan Bu naik Linda dan kawan dengan mobil masing masing dan masih nunggu di lobby menunggu jalannya mobil bos Sarjito 

Didalam mobil kenapa kita naik mobil ini sedangkan pak Marco dan teman temanya hanya menunggu di lobby kok malah kita yang disuruh naik mobil ini sarkiyem bertanya tanya didalam hatinya 

Mas kenapa kita naik mobil ini ini mobil siapa mobil pak Marco kali 

Pak maaf ini mobil siapa pak Marco Bu saya ditugaskan untuk mengantar ibu dan bapak kemana saja 

Sarjito hanya diam didalam mobil hanya memperhatikan pak Wahyu agar tak salah bicara kepada istrinya 

Pak Marco orang baik ya pak 

Rumahnya dimana 

Pak Wahyu sepontan menjawab di wisma sentosa Bu 

Nanti saya anter kesana Bu 

Istri dan anaknya disana pak 

Oh pak Marco sekarang di apartemen Mega mas 

Wow apartemen bagus itu 

Maaf pak jadi kita kewisma sentosa jadi pak sahut bos Sarjito 

Sarkiyem mendadak kaget ngapain kita kesana mas 

Biar mamah tau aja rumahnya 

Pak Marco itu orang enak dan baik rumahnya aja setau saya hanya ditempati driver dan artnya saja 

Ya udah aku pingin tau juga rumahnya siapa tau aku ketularan kaya seperti pak Marco Sarjito langsung menjawab aamiin semoga mamah jadi orang tajir ya 

Iyalah makanya mas juga harus kerja yang keras cari job apa gitu biar tambah buat hidup kita 

Sontak pak Wahyu yang tau dalam hal ini sampai terbatuk batuk menahan tawa,

Didalam hati pak Wahyu ini istri nya benar benar ngak tau apa kalo suaminya pengusaha tajir ya ampun boss bisa bisanya menutupi dirinya sampai istri sendiri aja ngak tau kalo suaminya orang tajir celetok hatinya pak Wahyu 

Sesampai dirumah wisma sentosa dan ibu sarkiyem yang disambut seperti majikannya pun menjadi heran 

Hebat bener ya mas pak Marco itu sampai kita sambut dan dihormati begitu 

Semua orang isi wisma sentosa pun menyambut dengan ramah dan baiknya 

Karna sarkiyem belom tahu bahwa ini adalah rumah suaminya 

Setelah dipersilakan duduk disofa dan disungguhi minuman 

Rumah yang tanpa besar dan rapih ini membuat sarkiyem takjub kapan aku pun rumah seperti ini bertanya tanya didalam hatinya 

Bu sarkiyem yang dilayani dengan ramah dan baik membuat hati sarkiyem juga bingung dan bertanya tanya dan melihat suaminya duduk dengan santainya seperti sudah terbiasa duduk ditempat ini 

Tak lama pun Linda datang dan semua karyawan dirumah bos Sarjito pun menghormati Bu Linda 

Hati sarkiyem tambah bingung kenapa mereka nurut dan seperti takut pas ada Bu Linda ya katanya ini rumah pak marco kok malah pak Marco tidak datang 

Linda dengan dihatinya ada rasa cemburu dan kesal terhadap Sarjito bosnya 

Tapi Linda tetap bisa menempatkan dirinya karna Linda sendiri tau seperti apa sesosok pak Sarjito bosnya yang tegas lugas 

Bu maaf saya kesini ditugaskan pak Marco untuk melayani ibu dirumah ini kalo ada apa apa tinggal pesan saja kalo mau lihat lihat rumahnya silahkan disini bebas kalo sudah dapat ijin dari pak Marco Bu 

iya Bu maaf saya tidak bisa lama lama karna saya masih banyak urusan yang harus diselesaikan 

Disaat Linda mau beranjak pergi 

Pak Sarjito memangil Bu Linda 

Spontan Bu Linda menoleh dan berkata dengan lembut dan sopannya iya pak ada pak sahut Linda penuh senyum dengan wajah sedikit ceria 

Saya juga mau balik ke rumah istri saya ayo mah kita pulang 

Ngak enak gak ada pak Marco tanya pak Sarjito 

Bu Linda pun dengan santainya menjawab ngak apa kok pak tadi Marco sudah bepesan kepada saya bapak dan ibu boleh singgah dan melihat lihat rumahnya ini 

Iya lain waktu aja Bu Linda saya balik dulu 

Istri Sarjito mas ini alamatnya apa kita pesan grabcar dulu 

Oh gak perlu  tanya Linda dengan seketika Bu Linda memerintahkan pak Wahyu agar siapa siapa kalo ibu mau pulang sarkiyem pun tambah heran lagi kenapa aku diservis seperti ini oleh teman teman suamiku dari aku datang ke tempat pertemuan sampai aku mau pulang 

Sebenarnya siapa sih suamiku itu apakah para broker baik baik seperti ini yang jelas aku ngak tau tapi ini bener bener aku diservis aku yang pinjam modal tanpa bunga tanpa apa apa jaminannya malah jaminanya hanya suamiku saja dan hidangan makan direstoran termahal lagi  aku bingung dan mengerti apakah suami ku terkenal di dunia broker tapi yang aku tau suamiku gak pernah punya uang kalo gol saja bisnis cuma 5 juta itu juga gak tiap hari hanya sebulan sekali kadang cuma 3 juta tapi suamiku dikelilingi orang orang hebat dan penuh misterius mereka pun balik ke apartemennya tanpa sengaja pak Wahyu yang sudah tau dimana tempatnya membuat sarkiyem heran dan bertanya pak emang bapak tau saya mau kemana 

Dengan sponta Sarjito bertanya kepada pak Wahyu pak sudah dikasih tau ya sama ibu Linda ya 

Pak Wahyu pun menjawab iya pak dengan sedikit gugup karna lupa menanya mau kemana karna didalam mobil ada istri bos ya udah pak kalo Bu Linda sudah ngasih tau 

Sarkiyem bertanya mas kok Bu Linda tau dimana kita tinggal 

Iya tau lah mah diakan teman ayah masa ngak tau dimana tempatnya mereka hanya tau lokasinya tapi ngak tau di tower berapa kita tinggal 

Hari demi hari dilaluinya 

Sarkiyem yang telah mendapatkan modal dan menjadikan usahanya gak pailit membuat sarkiyem terus berjuang agar bisa cepat pulih kembali 

Hubungan sarkiyem dan teman bisnisnya Toni pun sudah berakhir sarkiyem mulai sadar betapa usahanya masih bisa berjalan lagi berkata teman suaminya yang bernama Marco dengan pinjaman modal yang ngak pakai ribet membuat sarkiyem ingin bangkit dan dihatinya juga ingin jadi orang kaya seperti pak Marco udah kaya baik lagi tapi ada pertanyaan dihati sarkiyem kenapa suaminya ngak meminjam modal buat usaha 

walo suamiku bilang ngak paham bisnis tapi aku yakin suamiku dikelilingi orang hebat tapi kenapa suami ku ngak pernah minta dimodali saja kepada pak Marco? 

Walo butik salon dan usahaku dibahwa pengawasan PT Sarwitra bitu persada tapi kenapa aku merasa gak dibebaninya padahal dia pak Marco memberiku modal yang gak kecil yang cukup besar tanpa ada jaminan lagi apalagi bunga 

Ini sungguh aneh dijaman seperti ini dan rasanya ngak mungkin bertanya tanya sarkiyem dalam hatinya siapakah pak Marco itu dan kenapa bisa kenal suamiku yang hanya dirumah saja 

Sarkiyem seperti biasa berangkat kerja pagi pulang sore hari dengan mobil Camry lamanya dan semuanya menjalani hidup normal kembali 

Sarkiyem pun mulai mencari tau siapa pak Marco itu disemua jejaring internet pun dicari tapi tak ditemui sesosok pak Marco dan akhir mencari PT Sarwitra bitu persada tapi nams pak Marco apa lagi Linda tak ada di PT itu 

Membuat sarkiyem tambah bingung dan bertanya tanya didalam hatinya 

Sarkiyem istri bos yang selalu di pantau terus oleh anak buah Linda atas perintah suaminya sarkiyem pun tak tau kalo selalu diawasi setiap saat 

Sarkiyem pun mulai mencari tau tentang suaminya satpam apartemen pun ditanya tentang suaminya banyak gak begitu mengenalnya

Didalam pencarian sarkiyem tentang semuanya membuat sarkiyem bingung karena no hp pak Marco sarkiyem gak punya 

Tapi gimana caranya suamiku menghubungi mereka akhirnya sarkiyem memeriksa hp suaminya dan tidak ada nama Marco dan Linda isi hp hanya keluarga dan tak begitu banyak kontak hanya 57 saja membuat hati istrinya tambah bertanya tanya lagi lalu gimana cara mereka berkomunikasi sedangkan kontak saja tidak ada 

Akhirnya sarkiyem meminta bantuan anaknya Selly dan mamahnya pun curhat kepada Selly tentang orang bernama Marco dan PT Mega karya 

Setelah dalam pencarian semuanya tak pernah ditemuinya digoogle pun tak ada nama PT itu sarkiyem menjadi cemas Orang kaya dan baik seperti pak Marco dan atas nama PT Mega karya gak ada di google batin sarkiyem 

Selly pun mah mungkin pak Marco orang baik tapi dia tidak mau merepot orang lain 

Masalah bukan itu Sell tanya mamahnya masalah pak Marco memberi pinjaman modal ke mamah itu ngak sedikit 75 milyar apakah itu sedikit dan mamah baru di beri 5 milyar setiap bulannya mamah ditransfer 5 milyar sampai menjadi 75 milyar banyangin nak mana ada orang seperti itu dijaman seperti ini dan jaminanya hanya ayah kamu 

Masa sih mah tanya Selly iya sayang 

Mamah aja sudah di beri 5 milyar apa mamah gak bingung mamah aja ngak kenal siapa pak Marco itu 

Tau ngak kak mamah aja dikasih hidangan makan enak direstoran termahal dan mamah anehnya kenapa ayah kok seperti sudah terbiasa makan direstoran itu ya mereka seperti ngak asing makan direstoran itu dan lagi ya mamah pulangnya pun di anter mobil land cruiser dan anehnya supir dan ayah kamu seperti sudah terbiasa dan kenapa supirnya hormat sama mamah seperti mamah ini majikannya padahal mamah ini bukan siapa siapanya mereka 

Dan anehnya mamah disuruh main kerumahnya pak Marco dan lagi lagi mamah disambut dengan baik dan semua orang di wisma sentosa menghormati mamah mamah seperti majikannya 

Dan anehnya tak lama Bu Linda datang dan mempersilakan mamah tuk melihat lihat semua isi rumah itu tau ngak rumahnya besar bagus banget ada kolem renangnya wah pokoknya bagus banget deh kak 

Dan anehnya ayah duduk santai kaya sudah terbiasa dirumah itu anehnya dimenghormati mamah seperti ketakutan melihat mamah padahal mamah bukan siapa siapa 

Oh ya Kaka gimana kalo kita mulai pencarian dari wisma sentosa 

Iya betul juga tuh sahut Selly tapi mamah ingat rumahnya ada dimana mamah tau rumahnya kak tapi jalannya mamah lupa kita cari digoogle aja mah iya Kak sahut mamahnya 

Nah ini mah aku temui mah wih rumahnya gede gede ya mah 

Ayo mah kita cari sekarang sebelom sore 

Gimana dengan ayah sudah biar aja jangan sampai ayah tau kalo kita kesana nanti ayah marah lagi

Oke mamah kita jalan 

Didalam perjalan Selly dan mamahnya yang menuju rumah pak Marco tak disadari diketahui anak buahnya Linda dan Linda pun laporan segera ke pak Sarjito bosnya pak telepon Linda ada apa Lin ibu sepertinya menuju wisma pak 

Apa ibu kesana sama siapa sudah sampai belom 

Belom pak menurut yang saya dapat kabar ibu masih diikuti pak Jono dan kata pak Jono itu arah jalan ke wisma 

Oke baik nanti saya hubungi sekuriti 

Sarjito pun melenpon sekuriti pak tolong kalo istri saya kesana bilang tamu dilarang masuk 

Kalo dia tanya ini rumah pak Marco jawab iya sudah paham kan semuanya siap bos kami semua sudah tau pak dan sudah dapat arahan dari Bu Linda oke kalo begitu selamat bertugas pak 

Baik bos 

Selly yang sudah di depan pagar bertanya kepada securiti siang ini rumah pak Marco iya betul ibu siapa ya tanya securiti maaf pak pak marconya ada maaf Bu pak Marco di Singapura baru kemarin berangkat Bu maaf pak apakah Bu Linda sering kesini oh maaf Bu Linda gak pernah kesini Bu 

Iya kalo bapak Sarjito suka kesini bapak Sarjito mana Bu yang waktu sama saya dan pakai mobil land cruiser waduh Bu saya lupa kok lupa sih pak waktu itu bapak yang buka gerbang maaf Bu saya kurang perhatiin 

Ya sudah pak makasih ya 

iya Bu sama sama sahut securiti 

Didalam perjalan Selly dan mamahnya jadi bingung Selly pun ikut bingung dan heran 

Sekuriti kok kaya sungkan dan takut ya lihat mamah kaya hormat gimana gitu 

Seperti ada sesuatu yang aneh aja mamah 

Mereka pun berdua beranjak ke apartemenya 

Sesampai disana Sarjito dan Agus sedang bermain saling bercanda 

Tak lama pun Agus cerita ke ayahnya pah aku mau berenang 

Ibunya tak begitu curiga karna di apartemenya ada kolam renang 

Yuk Dede KK sudah lama gak berenang horee Agus pun senang dan langsung  siap siap Selly yang gak tau yang dimaksud Agus berenang dimana papahnya diam saja seolah olah tak tau apa apa didalam hal ini  

Setelah Selly dan Agus pun berjalan ke kolam renang tapi Agus gak mau berenang dan Agus selalu berkata bukan disini Kaka 

Bukan disini Kaka disana 

Disana mana dek 

Selly pun kesal karna Agus ngak mau berenang karna beda tempat nya dan Selly pun jadi bingung akhirnya Selly dan Agus pun kembali ke apartemennya mah Dede itu diajak berenang tapi ngak mau kata nya disana bukan disini 

Mamahnya sontak kaget dan teringat rumah pak Marco kan ada kolam renangnya 

Aku dari sana ngak boleh masuk karna gak ada ijin dari pak Marco 

Lah anak ku dan suamiku kok bisa masuk dia dapat izin dari mana no hpnya saja ngak punya 

Bahkan satpam pun ngak punya yang punya nomornya hanya Bu Linda tapi suamiku gak punya nomor Bu Linda 

Beberapa hari kemudian 

Selly mamahnya dan Agus pergi lagi dengan niat ingin kewisma sentosa didalam perjalan Agus yang ingat daerahnya langsung bercerita mamah mau berenang ya kesini mamahnya dan Selly pun sontak kaget loh emang Dede tau jalan ini iya inikan tempat Dede berenang ada burung ada apa mah Dede lupa iya mamah tau kan Dede ya tau Oya mamah ingat ada rusa iya rusa mah Dede kesini sama siapa sama ayah dan Tante 

Tante Selly menyahut Tante siapa sahut mamahnya Tante indah Tante lindah jali Dede iya mah Tante lindah sayang banget sama Dede setiap Dede berang Tante menemani Dede berenang terus Dede cantik nya Tante Dede berang berdua main air 

Terus Tante dimana kalo Dede berenang Tante duduk temani Dede 

Terus ayah dimana ngak tau ayah dimana ayah tidur dikamar 

Tidur dikamar ???

Mamah kayanya ada yang salah dan aneh nih 

Coba mamah kita mampir Dede tau ngak 

Hore sampai itu didalam kolam.renangnya mamah 

Pak maaf anak ini mau berenang dia nangis pingin berenang 

Tapi maaf Bu saya tidak ada ijin tamu boleh masuk perdebatan terjadi dan Dede pun menangis ingin berenang akhirnya securiti menghubungi Bu Linda dan Bu Linda menghubungi bapak 

Maaf pak ternyata istri dan anak bapak ada didepan rumah wisma ingin masuk Agus nangis ingin berenang 

Ya sudah suruh tunggu dulu 

Linda kamu kesana sekarang dan temani anak saya ingat kamu jangan ikut berenang lah nanti anak bapak gimana kalo saya ngak berenang nanti dia nangis aku disalahin bapak suruh Mba Fika ya menemani aja 

Semua orang disana jangan ada cerita yang aneh aneh soal rumah itu Linda jangan pesan makanan ya  

Kamu pakai baju renang aja deh tapi jangan yang sexy nanti istri bingung pakai celana panjang dan baju panjang baju selam oke  

Baik pak 

Dan akhirnya mereka pun dapat ijin dan bisa bererang Agus tanpa bahagia 

Sarkiyem dan Selly masih seribu pertanyaan dihatinya bukan lagi masalah Marco masalah Linda tapi suaminya yang dianggap orang biasa aja tapi kenapa bisa memiliki fasilitas yang bagus begini dari teman teman 

Istri Sarjito kian hari kian bingung dan selalu bertanya tanya didalam hatinya dilihat suami yang tidur disofa sarkiyem bertanya tanya ada apa nih mas kamu banyak teman baik baik kenapa gak kamu gunakan kesempatanmu kamu malah masih mikirin broker batu bara yang gak jelas hasilnya bener benar aneh kamu mas tanya istrinya dalam hati























 



 


































Tidak ada komentar: